Representasi Analog Vs Digital

Representasi Analog Vs Digital, materi mata kuliah Sistem Digital untuk kelas Teknik Informatika.



Saat ini, perkembangan teknologi elektronika sangat cepat serta mencengangkan. Mulai dari penggunaan komponen tabung hampa, komponen diskrit seperti dioda dan transistor, hingga sistem digital.





Dalam peralatan digital penyajian data atau informasi merupakan susunan angka-angka yang dinyatakan dalam bentuk digital (rangkaian logika).




Meskipun begitu adakalanya suatu peralatan elektronika penyajian datanya dinayatakan dalam bentuk sistem analog.




Dalam sains dan teknologi, dan berbagai bidang kehidupan yang lainnya, kita selalu dihadapkan pada besaran, yaitu sesuatu yang dapat kita amati, kita ukur dan analisis.



Dalam pekerjaan seperti itu kita membutuhkan sejumlah peralatan. Harapan kita adalah dapat menyajikan harga suatu besaran dengan cepat dan tepat, yaitu dengan menggunakan harga numerik. 





Terdapat dua cara menyajikan harga numerik suatu besaran, yaitu secara analog dan digital.




Analog atau Digital?


Dalam representasi analog, kuantitas suatu besaran dinyatakan dengan tegangan, arus atau jarak perpindahan yang sebanding dengan nilai kuantitas tsb. Kuantitas analog memiliki nilai yang bermacam-macam di sepanjang rentang waktu. Contoh dari peralatan yang menggunakan representasi analog adalah spidometer kendaraan bermotor dan termometer yang menggunakan air raksa.



Representasi analog merupakan suatu cara merepresentasikan kuantitas fisik, seperti suhu atau kecepatan, dengan tegangan atau arus kontinue yang proporsional.



Tegangan atau arus analog dapat memiliki nilai pada range tertentu baik itu pada voltmeter maupun pada amperemeter.



Pada sistem analog sinyalnya bersifat kontinue : Hubungan yang mulus (smootly). Deretan nilai yang tidak terputus dengan tidak ada perubahan sesaat.












Dalam representasi digital, sebuah kuantitas dinyatakan tidak secara proporsional terhadap nilainya tetapi dinyatakan sengan simbol digit.



Representasi digital juga merupakan suatu cara merepresentasikan kuantitas fisik dengan deretan  bilangan biner. Penunjukan digital hanya dapat memiliki nilai diskrit tertentu.



Pada sinyal diskrit , terdapat pemisahan ke dalam segmen atau bagian yang berbeda. Sebuah deretan nilai yang tidak kontinue.









Dalam suatu proses Analog, pengukuran dilakukan dengan membandingkan tahap, suatu besaran standar (refernsi) dan akan berlangsung secara kontiniu (tanpa terputus). Sedangkan dalam proses digital, hasil pengukuran diperoleh dengan cara perhitungan secara diskret dan hanya berlangsung dalam interval‐interval tertentu.









Contoh Kasus :



Hasil pemantauan kecepatan seorang pengendara melalui speedometer selama beberapa saat. Dari skala speedometer diperoleh suatu besaran standar / ref yaitu : 1 kolom : 5km/jam. Selama perjalanan, maka jarum sepedometerakan senantiasa berada pada posisi “aktual” padakecepatan yang sedang berlangsung secara kontiniu. Misalkan diperoleh data sebagai berikut :



Bila hitungan dilakukan secara diskrit yaitu dengan kriteria :

Selang waktu perhitungan, setiap 1 detikSetiap 5 km / jam dianggap sebagai 1 satuan diskret. Maka hasil perhitungan secara digital akan diperoleh seperti grafik digital diatas. Untuk akurasi perhitungan digital yang lebih teliti dilakukan dengan mempersempit selang waktunya. (Misalnya perhitungan setiap 1⁄2 detik, 1⁄4 detik, dan sebagainya). Maka akan di dapat data sebagai berikut :









Pada rangkaian elektronika, berdasarkan sifat sinyal yang diolah, ada 2 jenis rangkaian elektronika:




  • Rangkaian Analog: rangkaian elektronika yang mengolah sinyal listrik kontinyu

  • Rangkaian Digital: rangkaian elektronika yang mengolah sinyal listrik diskrit




Berikut ini adalah contoh peralatan yang menggunakan sinyal digital dan analog.



Contoh peralatan dengan sinyal digital




  • Jam digital

  • Kamera digital

  • Penunjuk suhu digital

  • Kalkulator digital

  • Computer

  • Radio Digital



Contho peralatan dengan sinyal analog




  • Remote TV 2.

  • Spedometer pada motor

  • Pengukur tekanan

  • Telepon

  • Radio analog



Belum ada Komentar untuk "Representasi Analog Vs Digital"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel