Akibat dari Radiasi Ponsel Bagi Tubuh dan Cara Pencegahannya



Sudah bukan rahasia lagi jika dewasa ini penggunaan ponsel di kalangan masyarakat sudah berkembang sangat pesat. Tidak memandang usia dan jenis kelamin, anak-anak, remaja, orang dewasa bahkan orang tua sekalipun sudah tidak asing lagi dengan yang namanya ponsel atau smartphone. Seakan-akan ponsel sudah menjadi kebutuhan pokok bagi sebagian besar orang, rasanya terlalu hambar jika hidup tanpa ponsel.



Tapi apa kita semua tahu, jika ternyata ponsel yang sering kita bawa kemana-mana bisa menimbulkan bahaya bagi kesehatan. Sebuah ponsel terdapat transmitter yang bisa mengubah getar dan suara menjadi gelombang sinusoidal continu, yang kemudian dipancarkan keluar melalui antenna. Gelombang Radio Frequency inilah yang menyebabkan radiasi elektromagnetik.



Memang, beberapa pihak berpendapat bahwa radiasi dari ponsel tidaklah berbahaya. Karena memang gelombang radio frequency pada ponsel tersebut tidaklah terlalu berbahaya. Namun tidak menutup kemungkinan, jika semua itu memiliki efek samping secara langsung atau tidak langsung. Radiasi radio frequency jika mencapai level tertinggi bisa dengan mudahnya merusak sel-sel tubuh. Radiasi radio frequency mempunyai kemampuan untuk memanaskan sel tubuh seperti oven memanaskan makanan.








Akibat dari Radiasi Ponsel Bagi Tubuh dan Cara Pencegahannya




Sistem pertahanan tubuh kita tidak diciptakan untuk bisa mengantisipasi panas yang berlebih akibat radiasi radio frequency, dan beberapa penelitian menyatakan radiasi radio frequency ini bisa menimbulkan efek samping jangka panjang. Beberapa penelitian juga menyatakan bahwa radiasi ponsel ternyata lebih banyak menyebabkan kanker dan kelainan. Perihal benar atau tidaknya, tidak ada salahnya jika kita mencegah mulai dari sekarang.



Berikut beberapa efek jangka panjang dari radiasi ponsel yang berbahaya untuk tubuh kita:







1. Thermal Effect



Yaitu masalah yang disebabkan oleh alat atau perangkat yang memiliki radiasi gelombang elektromagentik, yang bisa menimbulkan suhu panas berlebih akibat adanya presentasi kenaikan suhu yang meningkat. Secara umum, otak dan sirkulasi darah bisa mencegah pengaruh yang diakibatjan oleh thermal effect. Namun kekurangannya ada pada kornea mata, yang tidak diciptakan untuk bisa menahan panas berlebih.





2. Non Thermal Effect



Yaitu kebalikan dari thermal effect, yakni efek samping yang bukan disebabkan oleh panas. Cara kerja radiasi ini yaitu dengan mempengaruhi sel-sel otak hingga bagian jaringan tubuh yang paling dekat dengan antena ponsel. Yang bisa mengakibatkan metabolisme glukosa di dalam aliran darah akan meningkat. Menurut American Medical Association, non thermal effect dapat dirasakan dalam waktu jangka panjang. Seperti sakit kepala, gangguan tidur, kanker, pendarahan otak bahkan sampai gangguan kepribadian.





3. Efek Pada Pria Dewasa



Menurut Cleveland Clinic Amerika Serikat bahwa reproduksi sperma pada pria sangat dipengaruhi oleh frekuensi penggunaan ponsel. Semakin sering seorang pria menggunakan ponsel, semakin besar pula kemungkinan reproduksi sperma yang mengalami hambatan. Kesimpulan ini diperoleh dari penelitian yang telah melibatkan contoh dari 361 pria dalam kurun waktu setahun.





4. Efek Pada Ibu Hamil



Yale University pernah melakukan penelitian dan sedang mempelajari bahwa efek radiasi yang dihasilkan oleh ponsel, dan telah melakukan percobaan pada sampel tikus yang hamil. Kesimpulan sementara yang didapat adalah efek dari paparan sinar radiasi ponsel dalam jangka waktu tertentu ternyata bisa menyebabkan seorang bayi beresiko terkena ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder) atau gangguan perkembangan yang bisa menyebabkan aktifitas pada sistem motorik anak menjadi tidak seperti biasanya atau berlebihan dan radiasi ponsel juga beresiko menyebabkan hal negatif pada otak bayi.





5. Efek Pada Anak-anak



International Electromagnetic Field Collaborative menyebutkan bawha ia pernah melakukan penelitian yang hasilnya terdapat kemungkinan munculnya gejala kanker karena stimulasi penggunaan ponsel, khsusnya untuk anak-anak.



Kendati seperti itu, sampai saat ini belum ada bukti yang benar-benar pasti kebenarannya mengenai kesimpulan yang dibuat oleh para dokter dan peneliti tersebut.





Namun tidak ada salahnya jika kita melakukan penjegahan untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dimasa mendatang. Seperti kata pepatah, "Lebih baik mencegah daripada mengobati".

Berikut saran untuk melakukan pencegahan yang bisa agan lakukan:



a. Jika ponsel tidak digunakan,simpanlah ponsel ditempat yang tidak bersentuhan secara langsung dengan organ tubuh



b. Hindari penggunaan ponsel saat sinyal sedang tidak stabil alias buruk. Sinyal buruk umumnya memiliki gelombang elektromagnetik yang jauh lebih tinggi



c. Memakai hands-free saat sedang berkomunikasi melalui ponsel, atau bicaralah menggunakan sisi telinga secara bergantian





Belum ada Komentar untuk "Akibat dari Radiasi Ponsel Bagi Tubuh dan Cara Pencegahannya"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel